UANG merupakan salah satu sumber pertengkaran utama pasangan suami istri dalam berumah tangga. Tapi, tidak harus selalu demikian keadaannya. Sesungguhnya, jika ditangani dengan hati-hati dan bijak, uang dapat kian mendekatkan hubungan pasangan.
Kunci utamanya adalah komunikasi. Mulai kini, cobalah bersikap kompak dalam mengatur keuangan keluarga dengan menerapkan sejumlah tips berikut ini :
Bangun koneksi
Menetapkan tujuan-tujuan yang berhubungan dengan masalah finansial secara bersama, bisa membuat hubungan dengan pasangan menjadi kian erat. Saling berbagai impian soal rumah, anak-anak, dan rencana pensiun, akan menyatukan kehidupan Anda dan suami.
Tingkatkan empati
Pahami akar kebiasaan keuangan suami Anda untuk membantu Anda memahaminya, begitu pula sebaliknya. Dari pada tidak suka dengan kebiasaannya untuk hidup superhemat atau justru berfoya-foya, coba selidiki dari mana kebiasaan tersebut berasal.
Saling menerima
Terima kenyataan bahwa Anda dan suami akan beradu argumen soal uang. Hal tersebut sesungguhnya wajar. Cobalah untuk merangkul dan meminimalisasi perbedaan tersebut dengan mencari jalan tengah.
Berbagi nilai
Tuliskan nilai-nilai yang Anda anut sebagai pasangan, dan tentukan bagaimana supaya keputusan-keputusan finansial yang diambil bisa sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Hal ini berguna sebagai pengingat tentang hal yang menyatukan Anda dan suami pada awalnya, dan menjaga agar nilai-nilai fundamental tersebut tetap hidup.
Nikmati hidup
Pandanglah uang sebagai alat yang dapat membawa hal-hal baik dalam hidup Anda dan pasangan, misalnya rumah, anak-anak, perjalanan, sampai sumbangan amal dan masa pensiun yang nyaman.
Upaya bersama
Berpikiran terbuka dan bertanggung jawablah ketika mendelegasikan tugas keuangan. Hanya karena salah satu pihak telah sejak lama mengatur anggaran atau investasi, bukan berarti ia harus melakukan hal tersebut selamanya. Kedua belah pihak seharusnya terlibat dalam menetapkan tujuan-tujuan finansial keluarga. Selain itu, keduanya juga harus mengecek tujuan-tujuan tersebut secara berkala supaya setiap orang mengemban tanggung jawab yang sama, sekaligus memperkuat pondasi hubungan.

No comments:
Post a Comment